Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 telah menghasilkan kemenangan bagi pasangan Prabowo-Gibran dengan perolehan suara sebesar 58%. Salah satu faktor yang menarik perhatian dalam strategi kampanye mereka adalah penggunaan kaos kampanye karikatur yang unik dan inovatif. Kaos ini tidak hanya menjadi alat kampanye, tetapi juga viral di media sosial, terutama di kalangan Gen Z. Berikut adalah alasan mengapa kaos karikatur Prabowo-Gibran menjadi daya tarik yang luar biasa.

Kaos Gemoy menjadi Viral di Tiktok
Kaos karikatur Prabowo-Gibran dengan desain unik yang disebut “GEMOY” menjadi fenomena viral di TikTok. Gen Z, sebagai generasi yang aktif di media sosial, menganggap desain ini menarik, lucu, dan berbeda dari kaos kampanye tradisional. Tren ini mendorong banyak orang untuk ikut serta dalam kampanye secara tidak langsung dengan mengenakan kaos tersebut.
Salah satu elemen yang membuat kaos ini semakin mencolok adalah pemilihan warna Biru Baby. Warna ini jarang digunakan dalam kampanye politik, yang umumnya didominasi oleh warna merah, biru tua, atau putih. Keunikan warna ini memberikan kesan segar, modern, dan lebih menarik secara visual, terutama bagi pemilih muda.
AI sebagai Inovasi dalam Desain Kaos Partai
Teknologi kecerdasan buatan (AI) memainkan peran penting dalam pembuatan kaos ini. Karikatur wajah Prabowo-Gibran dihasilkan menggunakan AI, sehingga memiliki detail ekspresi yang unik dan khas. Proses pembuatan desain AI ini melibatkan beberapa langkah, yaitu:
- Mengunggah Foto Dasar: Foto kandidat diunggah ke platform AI generatif seperti CHAT GPT.
- Menyesuaikan Gaya Karikatur: AI mengubah foto menjadi ilustrasi karikatur dengan efek yang lebih menarik sesuai dengan prompt yang Anda jelaskan.
- Penyempurnaan Desain: Desain hasil AI disesuaikan dengan elemen tambahan seperti warna, slogan, atau latar belakang.
- Finalisasi dan Cetak: Setelah desain disetujui, kaos diproduksi secara massal dan didistribusikan.
Dikutip dari laman Universitas Indonesia, statistik menunjukkan bahwa 72% pemilih lebih cenderung memilih kandidat yang mereka lihat didukung oleh banyak orang. Atribut kaos partai adalah cara mudah dan murah untuk menunjukkan dukungan kepada kandidat dan membangun rasa komunitas di antara para pendukung.
Selain itu, Lembaga Survei Nasional juga melakukan studi yang menunjukkan bahwa 86% pemilih mengingat kandidat yang mereka lihat atau sering tampak saat mengenakan baju partai. Fakta ini semakin memperkuat bahwa strategi pemasaran melalui atribut visual seperti kaos sangat efektif dalam meningkatkan elektabilitas.
Kami sering melakukan percakapan dengan pelanggan yang merupakan calon anggota legislatif ketika sedang bernegosiasi harga produksi. Mereka mengatakan bahwa penggunaan kaos partai bisa meningkatkan partisipasi pemilih sebesar 15%. Partisipasi sebesar ini merupakan angka yang cukup besar dalam pemilihan dan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kemenangan kandidat.
Tren yang Diikuti oleh CAGUB, CABUP dan CAWALKOT
Setelah keberhasilan kaos Prabowo-Gibran, tren ini diikuti oleh banyak gubernur, bupati, dan wali kota. Mereka mulai membuat kaos kampanye dengan wajah mereka sendiri yang dihasilkan oleh AI. Hal ini menunjukkan bahwa strategi visual berbasis AI telah menjadi bagian penting dalam branding politik di era digital.
Keberhasilan kaos karikatur Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024 menunjukkan bahwa inovasi dalam pemasaran politik sangat berpengaruh terhadap elektabilitas kandidat. Kombinasi desain unik, penggunaan AI, dan strategi pemasaran digital menjadikan kaos ini sebagai alat kampanye yang tidak hanya efektif tetapi juga menarik perhatian masyarakat luas. Tren ini kemungkinan akan terus berkembang dalam pemilu-pemilu mendatang.
Salah satu vendor yang berperan dalam produksi kaos AI ini adalah CETAKKAOSKU.COM atau akun Instagram @cetakkaos.ku. Vendor ini menyediakan layanan cetak kaos dengan desain AI yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kampanye politik atau promosi lainnya.